Posted by : ronald Jumat, 11 November 2011

Kemajuan teknologi sering dituding menjadi penyebab dehumanisasi, atau menjadikan manusia kehilangan sisi manusiawi, terutama sebagai makhluk sosial. Dengan jejaring sosial misalnya, interaksi langsung yang menjadi dasar dari sisi sosial manusia, misalnya tatap mata atau sentuhan, menjadi berkurang.

Tapi pernyataan berbeda diungkapkan pendiri Twitter, Jack Dorsey. Menurut Dorsey, jika teknologi diperlakukan sebagaimana mestinya, maka teknologi akan menjadikan manusia lebih memahami sisi kemanusiaannya, dan bukan malah mengurangi.

"Saya sangat yakin, semakin kita memahami teknologi kita akan semakin memiliki empati," kata Dorsey saat berbicara dalam sebuah konferensi di San Francisco, kemarin.

Dorsey kemudian mencontohkan, dengan melihat lini masa di Twitter, kita bisa mengetahui kebiasaan yang dilakukan kontak kita di Twitter, dari hari ke hari. "Kita bisa menghindari konflik karena kita harus memahami dari mana orang lain berasal," ucap Dorsey yang juga pendiri epayment Square.

Dorsey mengakui, berkembangnya teknologi internet menjadikan orang lebih sering terpaku ke layar, baik itu ponsel, tablet, atau PC. Namun, bukan itu tujuan Dorsey membuat Twitter atau Square. Twitter atau Square dianggap Dorsey berhasil jika bisa mendorong interaksi manusia secara nyata, di dunia nyata.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Populer Post

Welcome to My Blog

Popular Post

Blogger templates

View'ers

About me.

Followers

Date

blogger upn

- Copyright © 21adventure -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -